Pemkab Mamteng bina 60 PKL dan asongan Bagi OAP

Kobakma-Sekitar 60 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pedagang Asongan Orang asli Papua (OAP), ikut dalam kegiatan pembinaan yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mamberamo Tengah di AULA BKAD Kobakma, Rabu (21/10).
Perindustrian dan Perdagangan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mamberamo Tengah, Antonia Wanimbo mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pedagang Asongan orang asli Papua supaya dengan pembekalan materi ini wawasan baru mengenai bagaimana menjalankan kegiatan usaha ke arah yang lebih maju secara mandiri, ujarmya.
“Pembinaan PKL dan pedagang OAP ini dilakukan agar OAP juga mampu bersaing dengan PKL dan pedagang Asongan non OAP. Setelah mengikuti kegiatan ini para PKL dan pedagang Asongan boleh menertibkan diri di area kegiatan usahanya termasuk kebersihan serta keamanan lingkungan sekitarnya,” katanya.
Yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Plt.Kepala Dinas Tenaga kerja dan perindustrian dan perdagangan Kabupaten Jayawijaya Lukas Walka Kossay,SE,. M.Si.
Mengawali materi Kossay mengapresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Mamberamo Tengah yang terus mendorong kepada PKL dan Asongan OAP sehingga dalam kegiatan usahanya lebih berkembang dikemudian hari. Akses transportasi darat telah terhubung sehingga kabupaten Jayawijaya menjadi Kabupaten penyangga untuk beberapa kabupaten pemekaran lain di pengunungan ini sehingga ada peluang untuk PKL dan pedagang asongan OAP, ujarnya.  
“ Kami hadir memberikan pemahaman bagaimana para PKL dan pedagang asongan memahami tata cara berdang yang baik. Sebab PKL dan pedagang Asongan juga memiliki kontrbusi terhadap perekonomian daerah serta peningkatan PAD maka usaha kecil perlu membina,” pintanya.
Acara kegiatan pembinaan PKL dan pedagang Asongan secara resmi dibuka oleh Asisten II Setda Kabupaten Mamberamo Tengah Naftali Karoba, SE. Dalam sambutannya Naftali Karoba mengharapkan PKL dan pedagang Asongan materi yang diberikan mengikuti dengan baik agar dalam menjalankan usahanya mampu bersaing dengan saudara-sauadara kita yang lain, katanya.

Bagikan melalui: