Pemkab Mamberamo Tengah Terbaik dalam Penanganan Stunting di Papua

KOBAKMA-Pemerintah Kabupaten Mamberamo menjadi kabupaten terbaik dalam penanganan stunting di Provinsi Papua. Hal itu terbukti dengan penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negri kepada kabupaten berjuluk “Blue City” itu. Penghargaan diberikan Muhamad Sodiq dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri yang diterima langsung Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP) di aula Bogo Distrik Kobakma Mamberamo Tengah, Kamis (19/8) kemarin.
Selain meraih penghargaan pertama sebagai kabupaten yang sukses dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting teritergrasi, Kabupaten Mamberamo Tengah juga meraih penghargaan sebagai kabupaten dengan kategori inovatif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting teritergrasi.
Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak mengatakan, penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negri sebagai peringkat pertama dan inovatif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting teritergrasi merupakan kerja keras dalam beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) maupun masyarakat yang ada di lima distrik.
Untuk itu, pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah sudah berkomitmen untuk mendukung penuh penanganan masalah stunting yang menjadi program nasional di Kabupaten Mamberamo Tengah dengan melakukan penandatangan kesepakatan dari dinas-dinas teknis yang terlibat dalam penanganan stunting dengan disaksikan utusan Kemendagri. “Saya berharap tahun-tahun mendatang kita lebih siap lagi sehingga program-program ini dalam menurunkan angka stunting akan memberikan manfaat lebih besar untuk orang Mamberamo Tengah dan juga Papua dan juga masa depan emas anak-anak Papua menjadi jauh lebih baik,” ujarnya.
“Penurunan stunting ini sangat penting bagi masyarakat Mamberamo Tengah dan Papua, karena masa depan Papua ditentukan bagaimana kita mengurus anak-anak Papua dari usia kandungan dan balita dengan program stunting maupun program lainnya,” tambahnya. 
Muhamad Sodiq dari Dirjen Bangda Kemendagri mengatakan, penghargaan kepada Kabupaten Mamberamo Tengah diberikan Kementerian secara obyektif tanpa ada kepentingan-kepentingan tertentu, karena penilaiannya sangat komprehensif, sebab dinilai memenuhi kriteria seperti aksi 2 yang berkaitan dengan perencanaan dan penganggaran di APBD, aksi 3 yakni terkait rembuk stunting yang tahun lalu sudah mereka jalankan dengan baik, terbukti dengan capaian-capaian berikutnya.
“Kalau komitmen bupati tidak serius, maka capaian tidak seperti ini, aksi keempat terkait regulasi yang sudah dikawal, dibimbing sampai terjadi regulasi terkait dengan regulasi kewenangan kampung untuk kampung-kampung konses terhadap stunting, karena ketika kampung konsen maka tugas pemerintah daerah tugasnya agak ringan.
”Aksi kelima dan ketujuh hingga delapan sudah dipenuhi oleh tim Pokja stunting Mamberamo Tengah, sehingga mereka layak menerima penghargaan dari kementerian,” jelasnya.
 

Bagikan melalui: