Bupati Ham Minta Petugas Kesehatan Layani Rakyat dengan Hati

WAMENA-Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, SH,MSi meminta seluruh petugas kesehatan baik di rumah sakit, hingga puskesmas yang tersebar di lima distrik agar sungguh-sungguh melayani masyarakat dengan hati. Hal itu disampaikan R. Bupati Ham Pagawak, SH,MSi saat membuka kegiatan Evaluasi Program Tahun 2017 dan Perencanaan Program Tahun 2018 di Hotel Balim Pilamo Wamena, Rabu (29/11) kemarin. Menurut Bupati Ham, petugas kesehatan di Kabupaten Mamberamo Tengah harus mempunyai sikap melayani dengan hati dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Kita harus mengikuti jejak dari petugas kesehatan di waktu lalu, yang dengan keterbatasan fasilitas, namun begitu masyarakat yang sakit datang untuk berobat, melihat mereka saja (petugas kesehatan-red) mereka bisa sembuh, ini tidak lepas dari pelayanan yang diberikan dengan hati yang sungguh-sungguh,” ujarnya. Apalagi saat ini Pemkab Mamteng, serius dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat lewat pembangunan rumah sakit tipe D di Kobakma, ibu kota Kabupaten yang tengah dikebut penyelesaiannya maupun puskesmas plus di termasuk sejumlah distrik. Distrik-distik yang sudah memiliki Puskemas plus seperti Kobakma, Kelila, Eragayam dan Ilugwa. “Jika fasilitas kesehatan yang disiapkan pemerintah dalam melayani masyarakat sudah lengkap, maka petugas kesehatan yang bertugas harus sungguh-sungguh memberikan pelayanan kesehatan kepada rakyat yang datang untuk berobat,” katanya. Jangan sebaliknya fasilitas dan kesejahteraan petugas kesehatan sudah dilengkapi pemerintah. Namun tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik kepada masyarakar harapnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Mamberamo Tengah, DR. Marten Sagrim, M.Kes mengatakan petugas kesehatan yang bekerja di Mamteng wajib melayani masyarakat dengan hati, maka salah satu yang dilakukan dinas adalah menggelar kegiatan peningkatan kapasistas petugas kesehatan baik di dinas maupun di puskesmas-puskesmas yang ada distrik-distrik. Lebih lanjut Marten Sagrim menegaskan, dalam rekrutmen tenaga kesehatan di Kabupaten Mamberamo Tengah ada beberapa poin yang menjadi indicator seperti tenaga kesehatan harus merasa terpanggil, Harus bisa berkorban diri, mental untuk melayani dan mampu berkomunikasi dengan baik. “Jika poin-poin ini tak ada dalam petugas kesehatan, maka sudah pasti tak memilikinya, sudah pasti kami tidak terima, sebab masih banyak petugas kesehatan di Papua bersedia mengabdi di Mamberamo Tengah untuk melanyi rakyat,” jelasnya. Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Mamberamo Tengah ini digelar tanggal 29 November hingga 2 Desember yang diikuti 87 peserta terdiri dari dinkes kabupaten, puskesmas, dan kader posyandu. Untuk pemateri yang dihadirkan yakni dr. Tigor Silaban dari Dinkes Provinsi Papua dan Voni Perseulessy dari Dinkes Kota Jayapura (Tim).

Bagikan melalui: